Transparan Lampung.com,Pesawaran-Adanya keterlambatan dari pihak Konveksi terkait pemesanan baju batik, celana dan kaos olah raga untuk beberapa siswa di SMPN 10 Kabupaten Pesawaran menuai protes dari salah satu wali murid di sekolahan tersebut.
Dimana menurut pengakuan AY salah satu wali siswa kelas VII (sekarang kelas VIII) Dana tesebut merupakan uang pembelian baju batik,celana dan kaos olah raga yang disetorkan ke wali kelas, selanjutnya disetorkan ke kepala sekolah dan kepsek kemudian membelanjakan ke pihak konveksi (penjahit) yang ditunjuk.
"Dana itu selain harga dinilai kemahalan barang juga tak kunjung datang,setahun lebih siswa tak berseragam olahraga setiap ada kegiatan olahraga, begitu juga batik siswa,"ucapnya beberapa hari lalu.
Dirinya menjelaskan bahwa kejadian ini semenjak di pimpin oleh Kapala sekolah yang lama yakni Sumaidi dan saat ini sudah menjabat kepsek SMPN 13 Kabupaten Pesawaran dan di gantikan oleh Ardian.
"Sekarang kepseknya baru pak Ardian dan yang lama sudah pindah menjadi kepsek SMPN 13 Pesawaran ,"jelasnya.
Sementara saat di konfirmasi Sumaidi mantan kepsek SMPN 10 menjelaskan bahwa ke keterlambatan seragam tersebut lataran penyediaan seragam yakni dari pihak konveksi lambat mengerjakan order tersebut karna banyak order yang di kerjakan.
"Kalau untuk seragam ini kita kerja sama dengan pihak konveksi tapi dalam hal ini tidak ada unsur paksaan karna Wili murid juga dalam hal ini memesan kepada pihak konveksi tanpa unsur paksaan. jika wali murid mau memesan seragam silahkan kalau juga tidak gak masalah ,"kata Sumaidi saat di hubungi wartawan Minggu 20/07/2025).
Namun lanjut Sumaidi karna keterlambatan ini dirinya juga sudah mengkonfirmasi kepihak konveksi agar pemesanan seragam itu diselesaikan dan segera di bagikan kepada siswa yang telah memesan seragam seragam tersebut
"Alhamdulilah saya sudah komunikasi dengan dengan pihak konveksinya dan mereka akan segera memberikan nya kepada siswa yang memesannya mungkin Senen 21/07/2025 (besok) bisa diambil lewat wakepsek SMPN 10,"pungkasnya (M.Rudi ).
0 Komentar