Dituding Alihkan Solar Subsidi, SPBU Nyunyai Tantang Buka CCTV dan Data Transaksi
transparanlampung.com//Bandar Lampung — Pengelola SPBU 24.351.93 Nyunyai, Kecamatan Rajabasa, Lampung, membantah tudingan adanya pengalihan atau penjualan ilegal solar bersubsidi yang beredar melalui media sosial TikTok.
Pengelola menyatakan antrean panjang yang terjadi di SPBU tersebut bukan bukti adanya penyelewengan. Menurutnya, antrean serupa juga terjadi di sejumlah SPBU di Lampung, terutama saat pasokan tersedia dan permintaan masyarakat meningkat.
“Antrean panjang bukan hanya terjadi di SPBU kami. Kondisi serupa juga terlihat di sejumlah SPBU lain. Pelayanan dilakukan sesuai urutan kedatangan,” ujar pengelola dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).
Pengelola juga membantah adanya kendaraan tertentu yang mendapat perlakuan khusus. Seluruh solar subsidi yang diterima, disebut disalurkan langsung kepada konsumen sesuai ketentuan.
Untuk membuktikan hal tersebut, pengelola menyatakan siap membuka catatan transaksi, laporan stok, serta rekaman CCTV kepada pihak berwenang.
“Kami tidak menghindari pemeriksaan. Justru kami meminta pihak berwenang turun langsung untuk memeriksa dokumen, stok, CCTV, serta proses pelayanan di lapangan,” katanya.
Pengelola juga meminta masyarakat tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan antrean atau informasi yang beredar di media sosial sebelum ada hasil pemeriksaan resmi.
“Kami melayani masyarakat sesuai pasokan yang diterima. Jika ada dugaan pelanggaran, silakan diperiksa dan dibuktikan secara resmi,” tegasnya.
Pengelola berharap pemeriksaan dari instansi berwenang dapat memberikan kepastian mengenai kondisi sebenarnya sekaligus meluruskan informasi yang dinilai merugikan pihak SPBU.
(Red)
