Gambar ilustrasi
Transparan Lampung. com,Tanggamus -Nama Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDesi) Kecamatan Kelumbayan Barat yang merupakan Kakon lengkukai mencuat dalam kasus dugaan penadahan barang curian berupa kendaraan roda dua.
Berdasarkan Informasi narasumber yang mewanti -wanti tidak di sebutkan namanya ini menjelaskan bahwa selain anggota Apdesi yakni kakon Merbau RH yang terlibat tenyata ketua Apdesi yang juga selaku kakon Lengkukai Kecamatan Kelumbayan Barat diduga juga kuat terlibat dalam praktik penadahan yang kini tengah menjadi sorotan masyarkat.
"Ya,kalau setau saya oknum Kakon Merbau RH dan ketua APDESI yang merupakan kakon Lengkukai TB sama aja,Tapi TB ini hanya 1 Unit sedangkan RH 4 Unit kendaraan,"kata sumber Senin (08/09/2025).
Lebih lanjut sumber menyampaikan bahwa barang-barang hasil curian diduga sempat beredar di wilayah Kelumbayan Barat tapi kendaraan-kendaraan itu sudah di sita pihak kepolisian yang di ketahui dari luar Lampung dari tangan oknum ketua APDesi dan anggotanya ini.
“Nah,kami masyarkat akan segera berkoordinasi dengan pihak aparat kepolisian sektor limau.Tapi kami tidak bisa berandai-andai sebelum semua bukti dan keterangan saksi terkumpul,” ujarnya.
Dengan adanya kasus ini kata sumber jelas menjadi perhatian publik, sebab ulah kedua oknum yakni ketua APDesi dan anggotanya ini tidak mencerminkan prilaku pemimpin yang baik. Semestinya menjadi teladan bagi para kepala desa dalam menjaga marwah dan kepercayaan masyarakat.
"jadi adanya dugaan keterlibatan dalam penadahan barang curian justru mencoreng citra lembaga Desa dan Kecamatan Kelumbayan Barat ,"tegasnya.
Nah,dengan demikian lanjut dia tentunya Masyarakat Kelumbayan Barat berharap pihak kepolisian sektor limau atau Polres Tanggamus dapat mengusut kasus ini secara tuntas tanpa pandang bulu.
“Kalau benar ada keterlibatan, harus diproses hukum.Jangan sampai karena jabatan, kasusnya ditutup-tutupi,”tambah salah satu warga lainya.
Hingga berita ini diturunkan, ketua APDesi Kelumbayan Barat TB belum juga bisa di konfirmasi terkait dugaan tersebut ,malah memblokir nomor WhatsApp wartawan ini,(ydn).

0 Komentar