Pemdes Way Huwi Salurkan 924 Paket Bantuan Pangan, Jumlah Penerima Terus Meningkat
transparanlampung.com///Way Huwi, Lampung Selatan,--- Pemerintah Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, terus melaksanakan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat. Hingga pertengahan Juni 2026, jumlah bantuan yang diterima desa tersebut mencapai 924 paket, meningkat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (15/6/2026), Sekretaris Desa Way Huwi,Ahmad Syarkati Azan,S.sos mewakili Kepala Desa way Hui menjelaskan bahwa setiap paket bantuan berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
"Alhamdulillah, pada periode ini Desa Way Huwi mendapatkan 924 paket bantuan. Setiap paket berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Jumlah ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan saat awal program bantuan pangan digulirkan," ujar Sarkati.
Ia menjelaskan, pada awal program bantuan pangan, Desa Way Huwi hanya menerima sekitar 243 paket bantuan. Namun seiring pembaruan data dan bertambahnya jumlah keluarga penerima manfaat, kuota bantuan terus meningkat hingga mencapai 924 paket pada tahun 2026.
Menurut Syarkati, penyaluran bantuan tidak dilakukan di Balai Desa Way Huwi karena keterbatasan lokasi dan area parkir yang dinilai kurang memadai untuk menampung ratusan warga penerima bantuan.
"Balai desa berada di pinggir jalan dan area parkirnya terbatas. Jika terlalu banyak warga yang datang bersamaan, kondisi menjadi kurang nyaman dan kurang kondusif. Karena itu penyaluran kami lakukan di gudang yang lebih luas agar masyarakat, terutama lansia dan warga yang membawa anak, dapat mengambil bantuan dengan lebih aman dan nyaman," jelasnya.
Proses penyaluran bantuan sendiri telah berlangsung sejak beberapa hari lalu dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
"Pembagian sudah berjalan sejak Kamis, Jumat hingga Senin ini. Sebagian besar dusun sudah menerima bantuan dan Insyaallah dalam satu hingga dua hari ke depan seluruh penyaluran dapat diselesaikan," katanya.
Terkait lokasi distribusi, pihak desa telah berkoordinasi dengan petugas monitoring dari Bulog maupun pihak terkait lainnya. Bahkan sebelum penyaluran dilakukan, pemerintah desa telah menyampaikan informasi mengenai lokasi distribusi agar proses penyaluran berjalan lancar.
Sarkati juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya terdapat mekanisme pengalihan bantuan apabila penerima yang terdata telah meninggal dunia atau tidak lagi berdomisili di Desa Way Huwi.
"Sudah ada mekanisme dan berita acara yang mengatur pengalihan bantuan. Jika penerima sudah meninggal dunia, biasanya bantuan dapat diteruskan kepada ahli waris yang memenuhi syarat. Sedangkan jika penerima sudah pindah domisili, bantuan dialihkan kepada warga lain yang benar-benar layak menerima," ungkapnya.
Menurutnya, meskipun jumlah bantuan terus meningkat, masih terdapat warga yang memenuhi kriteria namun belum masuk dalam daftar penerima manfaat.
"Kami masih menemukan warga yang sebenarnya layak menerima bantuan tetapi belum terdata. Karena itu melalui operator desa kami terus mengusulkan pembaruan data kepada instansi terkait agar ke depan lebih banyak warga yang dapat menerima bantuan," tambahnya.
Untuk memastikan validitas data penerima bantuan, pemerintah desa melibatkan kepala dusun dan ketua RT dalam proses verifikasi.
"Desa Way Huwi memiliki 10 dusun dan 44 RT dengan jumlah penduduk sekitar 24 ribu jiwa. Karena itu kami mengandalkan informasi dari RT dan kepala dusun untuk memastikan data penerima bantuan benar-benar sesuai kondisi di lapangan," jelasnya.
Di akhir wawancara, Sarkati mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengambil bantuan dan tidak khawatir selama telah terdaftar sebagai penerima.
"Semua warga yang telah memiliki barcode dan terdata sebagai penerima pasti akan mendapatkan bantuan. Kami berharap masyarakat bersabar dan tertib saat proses pengambilan. Mudah-mudahan ke depan kuota bantuan untuk Desa Way Huwi kembali bertambah sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya," pungkasnya.
Warga Merasa Terbantu
Salah seorang warga penerima bantuan, Nurhayati (54), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
"Alhamdulillah bantuan beras dan minyak goreng ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Sutrisno (49), warga Dusun 2 Way Huwi, juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa yang telah menyalurkan bantuan ini. Bantuan ini sangat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari," katanya.
Dengan meningkatnya jumlah bantuan yang diterima Desa Way Huwi dari tahun ke tahun, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu dan kesejahteraan warga terus meningkat.
(Napi)
