Penyelenggaraan Rekontruksi Jalan Desa Marga kaya Terindikasi Salah Letak

transparanlampung.com//LampungSelatan —
Pemerintah kabupaten Lampung selatan dinas pekerjaan  dan penataan ruang kegiatan Rekontruksi jalan ruas karang turi  marga kaya(R . 198 ) kecamatan jati agung  terindikasi salah letak ,yang di duga pelanggaran administrasi ,dan diduga tidak sesuai gambar speknya , mohon untuk yang berkepentingan dalam  kegiatan ini perlu direspon ,,menurut keterangan  Kepala Desa Karang Anyar, Sumanto, mempertanyakan realisasi proyek pengecoran jalan di kawasan Tugu Sapi yang merupakan wilayah perbatasan Karang Turi dan Desa Marga Karya. Pasalnya, proyek tersebut sebelumnya telah dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, namun realisasinya disebut hanya sekitar 300 meter.

Sumanto mengatakan, usulan pembangunan jalan tersebut sejak awal telah dibahas dalam Musrenbang tingkat kecamatan. Karena itu, ia mempertanyakan mengapa pelaksanaan proyek justru hanya menyasar ruas jalan di kawasan perbatasan Tugu Sapi dengan panjang sekitar 300 meter.

“Proyek itu sudah dirapatkan dalam Musrenbang tingkat kecamatan. Tapi kenapa yang dikerjakan hanya jalan perbatasan Tugu Sapi, kurang lebih 300 meter,” ujar Sumanto.

Menurut Sumanto, kondisi tersebut menjadi pertanyaan karena usulan pembangunan sebelumnya berkaitan dengan kebutuhan peningkatan akses jalan masyarakat di wilayah Karang Turi dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Marga Karya, Mujimin, menjelaskan bahwa dirinya memang mengajukan proposal pembangunan jalan dengan panjang sekitar 2.500 meter. Proposal tersebut, menurutnya, dibuat dan diajukan berdasarkan kebutuhan pembangunan jalan di wilayah tersebut.

Mujimin mengatakan, dirinya juga telah memiliki komunikasi dan kesepakatan dengan pihak dinas terkait mengenai teknis pelaksanaan proyek, khususnya apabila anggaran yang tersedia tidak mencukupi untuk merealisasikan keseluruhan usulan sepanjang 2.500 meter.

“Proposal itu saya yang membuat dan mengajukan. Dari awal saya mengajukan sekitar 2.500 meter,” kata Mujimin.

Ia menjelaskan, apabila anggaran yang tersedia mampu merealisasikan pekerjaan sepanjang 2.500 meter, dirinya tidak mempermasalahkan titik awal pekerjaan. Namun, apabila anggaran yang tersedia berada di bawah Rp400 juta dan panjang pekerjaan menjadi jauh lebih pendek, titik nol pekerjaan menurut kesepakatan yang ia pahami harus dimulai dari Tugu Sapi.

“Kalau proyek tersebut terealisasi 2.500 meter, terserah titik nolnya. Tapi kalau anggarannya di bawah Rp400 juta, titik nolnya berada di Tugu Sapi,” jelas Mujimin.

Mujimin menambahkan, realisasi pekerjaan yang hanya sekitar 300 meter tersebut menjadi persoalan karena tidak sesuai dengan panjang jalan yang diajukan dalam proposal awal.

Di sisi lain, Sumanto menegaskan bahwa dirinya hanya meminta kejelasan mengenai dasar penentuan titik pekerjaan. Menurutnya, jika pembangunan tersebut telah melalui proses Musrenbang tingkat kecamatan, masyarakat dan pemerintah desa perlu mengetahui alasan serta dasar perubahan atau penentuan lokasi pekerjaan.

“Yang kami pertanyakan bukan pembangunan jalannya. Kami mendukung pembangunan. Yang dipertanyakan adalah kenapa dari usulan yang sudah dibahas dalam Musrenbang, realisasinya hanya sekitar 300 meter di perbatasan Tugu Sapi,” tegas Sumanto.

Persoalan tersebut diharapkan dapat dijelaskan oleh instansi terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antara pemerintah desa maupun masyarakat penerima manfaat pembangunan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak dinas terkait mengenai dasar penentuan titik nol, besaran anggaran, serta alasan realisasi pekerjaan yang hanya sekitar 300 meter tersebut.

(Red)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Penyelenggaraan Rekontruksi Jalan Desa Marga kaya Terindikasi Salah Letak
  • Penyelenggaraan Rekontruksi Jalan Desa Marga kaya Terindikasi Salah Letak
  • Penyelenggaraan Rekontruksi Jalan Desa Marga kaya Terindikasi Salah Letak
  • Penyelenggaraan Rekontruksi Jalan Desa Marga kaya Terindikasi Salah Letak
  • Penyelenggaraan Rekontruksi Jalan Desa Marga kaya Terindikasi Salah Letak
  • Penyelenggaraan Rekontruksi Jalan Desa Marga kaya Terindikasi Salah Letak