transparanlampung.com///BandarLampung---Pria yang bekerja sebagai Satpam BLK di temukan tewas Gantung diri dengan leher terjerat Tali Sabtu 13/9/2025
Kapolsek Tanjung Karang Barat AKP Ono Karyono membenarkan bawa ada seorang laki laki yang bekerja sebagai Satpam BLK meninggal dunia akibat Gantung diri dengan leher terjerat Tali Rapia
Kronologis Kejadian :
Pada hari Sabtu 13 September 2025 sekira pkl 14.00 Wib terjadi kasus bunuh diri di Jl Khairil Anwar Gg Said 2 RT 09 LK II Kel Durian payung Kecamatan Tanjung Karang Pusat
Identitas Korban :
SUKARSONO, 44 th, Satpam BLK Jl Khairil Anwar Gg Said 2 RT 09 Lk II Kel Durian Payung TKP.
Saksi 1 :
SITI MARLINA ( Istri orban )
Saksi 2 :
NOVROZAL 42 buruh Jl Khairil Anwar RT 03 Lk II
Saksi 3 :
DAMANHURI ( Ketua RT 09 Lk 2 )
Jl Khairil Anwar Gg Said 2 Kel Durian Payung TKP
PEMILIK RUMAH :
Lisbaidah Junaidi, 71 th Jl Raden saleh GG Manyar no 21 Kel Durian payung TKP
Peristiwa Kejadian :
Sekira pukul 13.00 Wib Korban mengajak Istrinya Siti Marlina utk pergi ke Pringsewu, kemudian korban meninggalkan istrinya di Loundri depan dan korban kembali kerumah katanya ada yg tinggal dan lama menunggu begitu ada Khabar suaminya meninggal dunia.
Sekira pukul 14.00 wib NOVROZAL ( Saksi 2 ) lewat didepan rumah korban dipanggil oleh anak korban bernama EJA umur 4 tahun mengatakan ayah nya tergantung di lantai 2, Lalu masuk dan naik kelantai 2 , setelah melihat orang yg tergantung di depan kamar lalu saksi ke masjid dan memanggil Abah MARUANI utk mengabarkan prihal tersebu dan menelpon pak RT.selanjut nya Pak RT memberitahu peristiwa tersebut kepada Bhabinkambtibmas, Babinsa polsek Tanjung Karang Barat dan Tim Inafis Polresta Bandar Lampung,
Mendapat laporan ada korban tewas Gantung diri Tim Inafis,Kapolsek Tanjung Karang Barat AKP Ono Karyono,Kanit Reskrim,Ibu Camat Siti Maryamah,dan Lurah Durian Payung Mostopo Kamil, langsung datang kelokasi kejadian
Sebelum Tim Inafis dan Kapolsek Tanjung Karang Barat datang ke lokasi,Saksi 3
DAMANHURI tiba di TKP bersama dgn Novirazal memotong tali yg menjerat lehernya dan meletaknnya dilantai.
Setelah Jenazah telah di identifikasi oleh INAFIS Polresta Bandar Lampung ditemukan :- Posisi Mayat
sudah dibawah dalam posisi diletakan dilantai dengan keadaan :
- Tali yg menjerat leher korban adalah tali rapia warna biru
- Ada kursi plastik warna hijau di samping mayat.
- Kondisi mayat legam dimuka dan mata terbuka.
Istri korban menerangkan bahwa korban sdh 3 bulan ini gajinya SDH tidak diberikan korban sehingga untuk kebutuhan hidup Istri korbank minjam uang ke rentenir.
Bahwa Korban Diduga Bunuh masalah hutang setelah diperiksa pesan dari WA dari HP Korban yg berbunyi tagihan hutang yg belum dibayar.
Selanjut nya Tim Inafis
Membawa mayat ke RS Bhayangkara utk dilakukan Visum Et Repertum.
Atas kesepakatan keluarga Jenazah akan dibawa ke Pringsewu utk di Makamkan dengan membuat surat pernyataan utk TDK dilakukan Otopsi.*/(Solihin)

0 Komentar