Rabat Beton Berlapis Hotmix di Tiga Desa Retak Parah, Diduga Proyek Siluman Tanpa Pengawasan

transparanlampung.com///Lampung Selatan –
Pekerjaan rabat beton yang berlokasi di Desa Fajar Baru, Desa Marga Agung, dan Desa Jatimulyo kecamatan Jati Agung Kabupaaten Lampung Selatan  menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek yang disebut sebagai (LC) berlapis hotmix itu kini retak seribu, hancur, dan patah, meski belum lama dikerjakan.Kondisi memprihatinkan tersebut memunculkan dugaan kuat adanya pekerjaan asal jadi.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut tidak didampingi oleh pihak terkait, seperti konsultan pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), sebagaimana mestinya dalam proyek infrastruktur pemerintah.


Ironisnya, seluruh proses pekerjaan disebut sepenuhnya diserahkan kepada tukang, tanpa pengawasan teknis yang memadai. Hal ini memperkuat dugaan bahwa proyek tersebut dikerjakan tanpa standar mutu dan spesifikasi teknis yang jelas.


Lebih mencengangkan lagi, di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi proyek (KIP). Padahal, papan KIP merupakan kewajiban sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran negara, sekaligus informasi publik terkait nilai proyek, sumber dana, serta pelaksana kegiatan.

“Ini patut diduga sebagai proyek siluman. Tidak ada papan proyek, tidak ada pengawasan, tapi hasilnya sudah rusak parah,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.


Kondisi ini jelas merugikan masyarakat desa yang seharusnya menikmati infrastruktur berkualitas dan berumur panjang. Publik pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) serta Inspektorat dan Dinas PU terkait untuk segera turun ke lapangan, melakukan audit, dan mengusut tuntas dugaan penyimpangan proyek tersebut


Jika terbukti ada unsur kelalaian atau penyalahgunaan anggaran, maka pihak-pihak yang terlibat harus bertanggung jawab secara hukum, demi menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan desa.

(Tim)

0 Komentar